Minggu, 13 Desember 2015

Sembilan hal yang sering membuat Rumah Tangga Gagal!!!

Banyak orang yang bertanya-tanya tentang kesalahan apa yang dilakukan sehingga setiap kali menjalin pernikahan  selalu berakhir dengan kegagalan . Jatuh cinta memang berjuta rasanya, berjuta indahnya, dan dunia bagaikan milik berdua  Biasanya orang yang sedang jatuh cinta memang cenderung “buta” . Kebanyakan orang yang sedang jatuh cinta melupakan hal-hal dasar yang sebetulnya penting sekali untuk diperhatikan. Ada baiknya mari kita kilas balik semuanya dan belajar dari kesalahan-kesahalan yang telah kita lakukan agar hubungan pernikahan  kita langgeng.
Usai mengucap janji pernikahan, setiap pasangan tentu berniat menjaga hubungan harmonis selamanya. Namun seiring berjalannya waktu, mereka seringkali tanpa sadar menunjukkan sikap yang menggoyahkan pijakan bagi sebuah pernikahan yang stabil.
Ada Sembilan   hal yang menjadi penyebab utama gagalnya pernikahan, seperti dikutip daribeberapa tulisan.
1.Terlalu bergantung pada pasangan
Berharap pasangan dapat memenuhi segala kebutuhan dan keinginan Anda sangat sulit tercipta dalam kehidupan nyata. Mungkin, pada awalnya ia akan berusaha keras untuk menjadi yang paling sempurna dan memenuhi semua keinginan Anda.
Tetapi, satu kebutuhan tidak dapat dipenuhi hanya seorang diri. Untuk itu, hargai apa yang diberikan pasangan Anda dan cobalah membantunya bila dibutuhkan.
2.Hanya memikirikan diri sendiri
Saat menikah, lupakan berpikir hanya tentang diri sendiri. Karena ikatan baru ini artinya menggabungkan dua kehidupan. Saling kompromi dan mengurangi egoisme antarpasangan adalah solusinya.
3.Menjadikan pasangan pusat kehidupan
Dalam kenyataan, pernikahan tak seperti film romantis yang hanya memikirkan kebahagiaan pasangan. Perkawinan memang sesuatu yang istimewa, tetapi jangan sampai melupakan hidup Anda dan menjadikan pasangan sebagai pusat kehidupan. Sembari saling belajar satu sama lain, berikan pasangan dan diri sendiri ruang untuk tumbuh.
4.Pikiran tentang kebahagiaan menjadi terpenting
Setiap pasangan yang menikah mendambakan kebahagiaan. Namun, kebahagiaan bukanlah hal yang paling penting dalam pernikahan. Pakar perkawinan Dr Corey Allan menyatakan, yang paling penting dalam pernikahan adalah pelajaran untuk lebih baik. Dan, seringkali proses mencapai kebahagiaan kita harus mengalami sesuatu yang menyakitkan.
5. Membandingkan pernikahan dengan orang lain
Membandingkan pernikahan yang sedang dijalani dengan orang lain cenderung berujung pada kegagalan. Menemukan sesuatu yang tidak dimiliki dalam hubungan dengan pasangan, bisa menimbulkan sakit hati dan ketidakpuasan. Akibatnya, bisa memicu keretakan hubungan.
6.Menganggap pernikahan hanya perasaan romantic
Gairah akan memudar seiring berjalannya waktu. Agar pernikahan tetap langgeng, Anda dan pasangan harus berkomitmen dan tidak peduli bagaimana perasaan Anda.
Perasaan romantis dapat datang dan pergi, tetapi kebersamaan dan kasih sayang dapat terus dipupuk. Pasangan bisa berakting sebagai pelajar yang selalu belajar mengenai mitranya. Ini akan membuat pasangan tetap mempertahankan ketertarikan dan perasaan cinta.
7. Terlalu fokus pada kehidupan sex.
Nah ada juga nih yang ternyata mau cari pasangan hanya untuk pelampiasan nafsu sex-nya saja . Apalagi kalo dapat pasangan Alim terus diajak gituan, halah yang pasti tinggal tunggu tanggal kamu dipecat jadi suminya   . Biasanya yang fokus pada seks . Mulai dari bentuk tubuh, dada, dan bagian-bagian tubuh lainnya selalu jadi urusan.
8. Menciptakan hubungan pernikahan  tanpa membangun persahabatan .
Kala sedang jatuh cinta, kita tentu akan merasakan perasaan sayang yang sangat mendalam. Tapi yang perlu diingat, jangan lupa luangkan waktu sedikit banyak untuk mengetahui atau memperhatikan apa yang sesungguhnya ia inginkan atau ia perlukan. Sisihkan waktu untuk mempelajari kepribadiannya dan bukan hanya fisik semata. Pada akhirnya kepribadian akan lebih menarik dari segalanya.
9. Memprioritaskan kecantikan fisik.
Ini merupakan salah satu hal yang kerap terjadi mungkin pada diri saya atau jangan-jangan kamu juga gitu . Umumnya kecantikan fisik menduduki skala prioritas utama dari pada kecantikan batin. Padahal kecantikan batin jauh lebih bermanfaat dan tahan lama. Seringkali tertipu dengan paras yang cantik dan tampan. Fyuhhhhh……sulitnya mencari pasangan yang cocok . Ga ada yang bener-bener pas, cuman nyerempet dikit-dikit aja, tapi melencengnya jauh juga .

Sumber : https://hbis.wordpress.com/2010/09/05/sembilan-hal-yang-sering-membuat-rumah-tangga-gagal/

Tidak ada komentar: